JADWAL TRIP KAMI

Trip mendatang
Bunaken Trip Mei 2006
Bali Trip Agustus 2006


Laporan Perjalanan
BALI TRIP AUG 2005
SEPA MDC-XII June 05
SEPA MDC-XI Feb 05
Sanghyang Nov 04
Bali Adventure Trip 2004
Kotok MDC-X Juni 04
Selayar Trip Feb 04
Kotok MDC-IX Jan 04
Kotok MDC-IX Dec 03
Bali Jun 03
Kotok MDC-VIII May 03
Bali Tulsfam Jan 03
Bali MDC-VII Aug 02
Bali Aug 01
Bali Milenium Dec 00
Bali Jun 99
SEPA MDC-V 99
Bunaken Trip Aug 98
Lombok Trip 97
First Bali Trip 97
Ujung Kulon Trip 97
SEPA MDC-III Trip 96
SEPA MDC-II 96
Plbh. Ratu MDC-I 95

Webmaster menerima kontribusi Laporan Perjalanan dari anda, hubungi webmaster !

 

HALAMAN KHUSUS ANGGOTA


06/11/06

NEW BEGINNER CLASS

on Febuary 2007
Enroll NOW !

ARSIP BERITA

Hak Cipta (2004) oleh
Maranatha Diving Club

Powered by PHP+MYSQL
on a Linux System
Programmed by Kaufik A.


 

Laporan Perjalanan

SEPA Training Trip 17-20 Febuari 2005
By Lin Indriyani (MDCC)

Peserta :
1. Kaufik Anril - Instructor.
2. Irwan Bocor - Assistant
3. Lin (MDCC) - OW + AOW Student
4. Emil - OW + AOW Student
5. Taufik - OW + AOW Student
6. Wilda"Agil" - OW + AOW Student
7. Handi - OW + AOW Student
8. Andre - OW + AOW Student
9. Army (MDCC) - AOW Student (JKT)


ki - ka: Emil - Andreas - Handy - Kaufik - Armi - Lin - Wilda - Irwan - Taufik

Kamis, 17 Februari 2005 :
Pagi hari kita berkumpul di Jaring Net pk. 10.00 pagi. Setelah barang-barang & para peserta terkumpul (Emil, Handi, Andre, Taufik, Irwan"Bocor", Wilda"Agil", dan Kaufik, kecuali Lin yang akan menyusul ke Jakarta), berangkatlah kita menggunakan 2 mobil keren milik Kaufik & Andre ke Jakarta via Puncak. Sesampainya di Puncak, kita makan siang bersama di restoran chinese food "Amen". Setelah menempuh perjalanan 4 jam lamanya, tibalah kita di Jakarta, langsung menuju Divemasters sebelum "check in" ke Quality Apartemen. Malam harinya.....Emil, Handi, Irwan"Bocor", dan
Wilda"Agil" menjemput Lin yang baru datang dari Bandung di stasiun Gambir. Sebelum kembali ke Quality Apartment untuk beristirahat, kita berkumpul bersama Kaufik, Taufik, & Andre di "La Forsa" pool, Kuningan.


Agel sedang mencari NEMO

Jumat, 18 Februari 2005 :
Keesokkan harinya kita bangun jam 07.00 pagi dan berangkatlah ke dermaga Marina Ancol dengan hati berdebar-debar (kecuali Kaufik & Irwan"Bocor" tentunya) :)Setelah membereskan dive gear ke perahu Sepa 2, kita langsung berangkat ke P.Sepa. Perjalanan dari Marina Ancor ke P.Sepa memakan waktu sekitar 2 jam. Sesampainya di P.Sepa kita langsung menyimpan tas dan barang-barang di kamar masing-masing, setelah itu kita semua langsung berganti baju untuk melakukan skin dive yang bertujuan untuk lebih mengenal lingkungan sekitar kita. Pada dive yang pertama visibility : 7M+, depth : 11M, bottom time : 00.38.Skill yang kita praktekkan yaitu meliputi cramp removal, tired diver tow, snorkel/regulator exchange. Dikarenakan masih kurangnya pengalaman dari kita semua akan bouyancy, sering kali kita bertubrukkan satu sama lainnya, sampai-sampai bottom composition yang tadinya rapi menjadi berantakkan akibat fin dari kita sehingga menyebabkan air menj! adi keruh dan sulit untuk melihat satu sama lainnya. Selesai dengan dive yang pertama kita semua langsung makan siang dan beristirahat untuk mempersiapkan dive yang kedua nanti. Dive dua dimulai jam 15.00, lokasi dive yang kedua kami lakukan di dermaga 1, di sini visibilitynya masih sama dengan dive yang pertama yaitu 7M+, dengan kedalaman mencapai 8M, dan bottom time 00.38. Saat memasukki dasar laut secara tidak kami sadari ternyata bottom composition yang ada tepat di bawah kaki kami adalah serangkaian bulu babi, untung saja sang assistant kita "Bocor Raider" menyelamatkan kita semua dari ancaman tersebut. Setelah berlutut di dasar dengan manisnya, kita semua mempraktekkan skill selanjutnya yaitu CESA dan Remove/replace scuba at surface.Malam harinya setelah mandi dan makan malam, kita bersama-sama mengisi log book setelah itu tepat jam 10 malam kita semua kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat.

Sabtu, 19 Februari 2005
Hari ini merupakan hari kedua kami di pulau Sepa. Pagi ini cerah, padahal pada malam harinya hujan deras mengguyur pulau Sepa, walaupun hanya beberapa orang yang sadar karena hujan turun ketika kami sedang beristirahat. Seperti yang telah direncanakan sebelumnya, setelah sarapan kami melakukan dive 3 Open Water. Dive kembali dilakukan dari dermaga 1 pulau Sepa. Di dalam laut kami diharuskan melakukan beberapa skil Open Water sebelum melihat-lihat pemandangan bawah laut pulau Sepa. Berbeda dengan dive kemarin, hari ini kami menyusuri karang ke arah dermaga 2 pulau Sepa. Hari ini pulau Sepa mulai ramai dengan pengunjung yang menghabiskan weekend di sini. Kira- kira jam 11.30, kami berangkat menggunakan perahu untuk melakukan dive 4 Open Water kami. Kali ini tujuan dive kami dilakukan di daerah kuburan China, klo nggak salah sih deket- deket Guangzhou!!! ( itu katanya Taufik) padahal sih masih di daerah pulau seribu juga. Seperti dive sebelumnya kami juga harus melakukan beberapa skill terakhir di dalam laut, ini merupakan boat dive pertama kami. Starting point kami merupakan daerah karang yang dangkal, sehingga kami harus menyusuri karang terlebih dahulu sebelum kami menemukan tempat untuk mempraktekkan skill terakhir Open Water Dive. Namun sial bagi Emil dan Taufik yang harus terpaksa menunda kelulusan mereka karena kehabisan udara. Setelah dive ini semua lulus Open Water kecuali Emil dan Taufik yang masih mengutang skill Open Water.

Kami makan siang bersama dengan rasa bingung karena salah satu anggota kami (berinisial Ag) mulai menunjukkan gejala- gejala abnormal dengan menu makan siang yang aneh. Sebagai informasi, teman kami mencampur pepaya, ikan, selai nanas pada satu menu, yang ditambah dengan saos sambel yang dicampur gula Jawa. Setelah makan siang kami kembali berangkat menggunakan perahu menuju pulau Bira. Pada dive ini kami melakukan under water naturalist adventure dive.


Shooting Sinetron "Cintaku diatas jembatan"

Pemandanga di sini cukup bagus, komposisi karang pas, tidak terlalu penuh ataupun longgar. Pada intinya pemandangan di sini lebih bagus dari pemandangan-pemandangan dive sebelumnya. Seperti biasa buddy boros kembali harus naik terlebih dahulu dengan panduan asistant “Bocor Raider”. Setelah dive ini kami kembali ke pulau Sepa untuk beristirahat sebelum melakukan night dive pada malam harinya.Persiapan night dive dilakukan tepat pada saat matahari terbenam, kami sibuk mempersiapkan senter selam kami agar bekerja dengan baik pada saat night dive. Pada saat gelap, kami mulai melakukan night dive dari dermaga 2 pula! u Sepa. Pada saat di bawah Emil, Handi, Andre, Taufik, dan Agel sempat mengalami kebingungan karena kami tidak dapat menemukan Kaufik untuk beberapa saat. Namun pada akhirnya kami kembali menemukan rombongan. Night dive merupakan pengalaman yang sangat menarik bagi kami semua, di sini kami dapat melihat beberapa hewan laut yang tidak pernah kami temukan pada siang hari. Salah satunya ikan buntel, ikan ini dapat membesarkan tubuhnya sebesar bola basket ketika dipegang oleh Kaufik, kami semua sangat terkejut melihat pemandangan yang langka tersebut. Setelah dive ini kami langsung makan malam yang dilanjutkan dengan pengisian logbook. Setelah itu kami kembali beristirahat untuk besok harinya.


Nyantai sebelum Night Diving

Minggu, 20 Februari 2005
Hari ini merupakan hari terakhir kami di pulau Sepa. Hari ini direncanakan deep dive, wreck dive dan terakhir adalah underwater navigation. Pagi hari setelah sarapan kami kembali menggunakan perahu menuju daerah Papatheo, di sini terdapat wreck ship yang berupa sebuah kapal kargo. Pada deep dive, kami semua diuji konsentrasi pada kedalaman 25m, yang bertujuan untuk menghindari nitrogen narkosis. Untuk itu sebelum masuk ke laut dilakukan tes awal untuk dibandingkan konsentrasi masing- masing pada saat di atas permukaan dan di dalam laut. Wreck diving merupakan pengalaman yang menyenangkan, kesanya keren bisa ngeliat bangkai kapal yang sudah ditumbuhi karang- karang(Hehehe…). Pada awalnya kami kesulitan menemui wreck shipnya karena kesalahan informasi dari boatman ! Namun pada akhirnya kami menemukan wreck tersebut, seperti biasa buddy boros naik terlebih dahulu. Setelah beristirahat kira- kira satu jam, kami melakukan dive terakhir kami pada trip ini. Pada dive ini akan di uji underwater navigation dengan membuat bujursangkar di dasar laut. Untuk ini kami melakukan simulasi terlebih dahulu di dermaga. Setelah kami melakukan skil tersebut kami dibebaskan untuk melihat- lihat terumbu karang pulau sepa. Pada dive ini pandangan cukup baik,visibilitynya mencapai 8m+. Setelah dive ini kami langsung makan siang, yang dilanjutkan dengan berkemas karena pada siang hari kami harus check out.Sesampainya di marina kami langsung loading barang untuk kembali menuju Bandung. Dalam perjala! nan kami memilih rute melalui Puncak. Namun sial bagi kami karena di daerah Cipatat banyak titik longsor yang membuat traffic jam dari dua arah. Kami terpaksa menunggu hingga 10 jam. Akhirnya kami tiba di Bandung jam 02.30 pagi. Demikian diving trip kami, kami sangat senang pada pengalaman pertama kami menyelam, setelah ini kami mempunyai alasan lain untuk menolak wasting money karena lebih baik nabung untuk diving lagi.
Von jetzt bin ich Taucher, ich will immer tauchen mögen.
Yang artinya.... ???? tanya saja sama penulis ! ok ?

 

Foto-foto kontribusi dari Irwan Bocor (a.k.a Tangkal Kalapa)

Home | Tentang Kami | Artikel | Situs Selam | Pelatihan Menyelam
Trip Selam |
Koleksi Foto | Peralatan | Kontak

 

 

Hak Cipta Maranatha Diving Club 2004 - Bandung, Indonesia